4 Penyakit Berbahaya! Wanita Punya Resiko Lebih Besar

Baik wanita maupun pria memiliki perbedaan kondisi fisik yang banyak dari kita tidak pernah pikirkan sebelumnya. Ada perbedaan kesehatan secara biologis yang jelas, seperti fakta bahwa hanya laki-laki yang bisa menderita kanker prostat atau kanker rahim yang hanya terjadi pada perempuan.

Ada juga masalah kesehatan lain yang dapat menjangkiti siapapun tanpa membedakan jenis kelamin, namun beberapa dari penyakit ini memiliki kemungkinan yang lebih tinggi diderita oleh pasien pria dibandingkan wanita, atau sebaliknya.

Malfungsi autoimun adalah kondisi fisik utama yang paling sering diderita oleh wanita dibanding pria. Normalnya, sistem imun pada tubuh akan melindungi kita dari berbagai macam penyakit atau infeksi. Akan tetapi, bagi penderita penyakit autoimun, sistem imun mereka balik menyerang sel-sel baik dalam tubuh.

Artikel ini akan membahas penyakit-penyakit dan kondisi kesehatan yang mempengaruhi wanita dengan tingkat yang jauh lebih tinggi daripada pria. Banyak dari kondisi ini membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dapat didiagnosa secara akurat karena gejala yang timbul tumpang tindih satu sama lain.

penyakit berbahaya bagi wanita - lupus

  1. Lupus

Penyakit autoimun kronis ini dapat merusak bagian tubuh manapun dari si penderita, seperti kulit, sendi, dan organ lainnya dengan gejala yang berbeda-beda. Lupus bisa terjadi pada siapa saja, namun wanita memiliki resiko yang lebih besar, bahkan 90% penderita adalah perempuan.

  1. Sindrom Kelelahan Kronis (Chronic Fatigue Syndrome)

Penyakit rumit yang memiliki gejala kelelahan ekstrim yang tidak bisa dijelaskan oleh kondisi medis yang mendasarinya. Kondisi ini menyerang 3 hingga 5 kali lebih sering menyerang wanita di usia 40 sampai 59 tahun.

Gejala yang muncul biasanya kelelahan luar biasa disertai rasa sakit otot yang tidak bisa dijelaskan. Sakit kepala, pembengkakan kelenjar geta bening di leher atau ketiak, hilang ingatan atau konsentrasi, dan sakit sendi yang berpindah-pindah tanpa ada kemerahan atau bengkak.

  1. Multiple Sclerosis

Singkatnya MS, adalah penyakit yang menyerang pusat sistem syaraf yang telah menjangkiti 2,1 juta orang di dunia dan 2/3 penderitanya adalah perempuan. Tiga dari empat orang yang didiagnosa MS adalah perempuan.

Kebanyakan gejala dari MS diketahui pada pasien berumur 20 dan 40 seperti otot kebas hingga kelumpuhan dan kehilangan pengelihatan. Hingga saat ini masih belum ada obatnya.

  1. Penyakit Menular Seksual

Ada sekitar 19 juta penyakit menular seksual baru ditemukan oleh para ahli medis yang diderita baik oleh pria maupun wanita. Meski begitu, wanita cenderung lebih sering terinfeksi dan mengakibatkan berbagai kondisi serius lain. Kulit dinding vagina yang lebih lembut dan tipis dibanding penis dipercaya sebagai alasan utama fenomena ini.